Tentang Aplikasi

SIMASDA / SIMASDIK - Sistem Informasi Aset Daerah / Dinas Pendidikan merupakan aplikasi digital yang dikembangkan guna untuk membantu dalam pendataan aset (inventaris dan ruang) yang dimiliki oleh suatu entitas.

MENGAPA HARUS SIMASDA / SIMASDIK ?

Perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak dalam kehidupan masyarakat. Dibidang managemen, sistem pemrosesan informasi managemen aset berbasis komputer bertujuan untuk mempermudah administrai dari aset dan hubunganya dengan tugas pencatatan sehingga menghasilkan informasi yang dapat dipercaya, relevan, tepat waktu, lengkap, dapat dipahami, dan teruji.

 

Efisiensi dalam pengelolaan aset milik daerah adalah mutlak diperlukan karena terbatasnya sumber daya pemerintah dalam rangka pelayanan publik, sehingga pengadaan aset milik daerah yang diperlukan harus benar-benar sesuai dan terbatas pada yang diperlukan saja dengan maksud menghindari pemborosan keuangan daerah.

Oleh karena itu, SIMASDA / SIMASDIK hadir sebagai solusi cerdas untuk mengelola keuangan dan aset di Pemerintah Daerah maupun di Lingkungan Dinas Pendidikan.

FITUR-FITUR YANG DISEDIAKAN

  • Kartu Inventaris Barang (KIB) A - Tanah
  • Kartu Inventaris Barang (KIB) B - Peralatan dan Mesin
  • Kartu Inventaris Barang (KIB) C - Bangunan
  • Kartu Inventaris Barang (KIB) D - Jalan, Irigasi dan Jaringan
  • Kartu Inventaris Barang (KIB) E - Aset Tetap Lainnya
  • Kartu Inventaris Barang (KIB) F - Kontruksi Dalam Pengerjaan
  • Admin dapat posting aset baru ke OPD atau Sekolah sekaligus
  • Rekam Data Aset
  • Cetak Data tahun Sebelumnya
  • Multiuser dan Multilevel
  • Laporan Cetak KIB A, B, C, D, E dan F (Intrakomtable dan Ekstrakomtable)
  • Laporan Rekaputilasi Intrakomtable dan Ektrakomtable dengan Akumulasi Penyusutan
  • Rekap Mutasi Penambahan
  • Rekap Mutasi Pengurangan
  • Cetak Aset Rusak Berat
  • Cetak Aset Hilang
  • Cetak Barang Habis Pakai yang masuk ke aset
  • Penghitungan Bangunan yang Direhab
  • Cetak KIR

KEUNGGULAN SIMASDA / SIMASDIK

  • Memudahkan dalam mengelola aset dari BOS, Blockgrant, APBD Kabupaten/Provinsi, dsb. karena setiap sumber dana langsung terekap
  • Hanya dengan sekali entri, seluruh laporan yang dibutuhkan bisa langsung dicetak